Seperti biasa, satu hal penting yang harus dilakukan saat liburan adalah marathon film.
BLOODIAMOND
Film ini bagus. Indikator film bagus adalah film yang dapat kulihat tengah malam sambil tiduran tapi tanpa merasa mengantuk sedikitpun. Misalnya saja, cya hanya bertahan 30 menit nonton Da Vinci Code lalu tertidur. Lalu saya berhenti menonton film-film yang sudah kubaca bukunya. Pasti cya akan langsung kecewa melihat filmnya. Memoirs of Geisha, Harry Potter, Eragon. Kembali ke Blooddiamond. Film ini mengisahkan tentang darah yang timbul karena kilau berlian. Leonardo di Caprio (channel sebelah sedang memutar Titanic), penyelundup berlian yang mau tak mau harus menolong seorang nelayan mencari keluarganya. Mereka dibantu oleh seorang jurnalis cantik dan pemberani (karena film harus selalu ada pemanisnya) menjelajahi Sierra Leone yang sedang penuh kemelut perang saudara.
Ternyata kilau berlian adalah kilau penderitaan bagi rakyat lokal. Kadang keburukan datang bersama kebaikan, demikianlah hidup. Pada akhirnya film ini membawa pesan yang sama seperti film Innocent Voices.
Masih ada 200.000 tentara anak di Afrika.
(dan tak ada yang dapat kulakukan selain menuliskan kalimat itu di blog-blogan ini)
JERRY McGUIRE
Another good film. Film lama, tapi cya hanya sempat menonton beberapa menit endingnya waktu itu. Film menyentuh yang bicara tentang pentingnya hubungan antara hati dan hati. We live in a cynical world, kata Jerry. Its not about money. But happiness. Dan tak perlu takut keluar dari zona aman yang kaubanggakan.
BORAT
Mwahahaha…. Film satir yang lucu. Kepolosan Borat versus Amerika. Lucunya film ini kadang dibuat dengan sudut hidden camera. Jadi berpikir jangan-jangan film ini memang dibuat candid?
PHANTOM OF THE OPERA
Sepertinya cya salah memilih film. Saya mau film Phantom of The Opera tahun 70-an yang terkenal itu, tapi ternyata film ini buatan tahun 2004. Menarik pada awalnya, tapi lama kelamaan dialog dengan nyanyian ala opera itu jadi sangat membosankan. Bayangkan film yang 80% dialognya diucapkan dengan nyanyian ala opera. Apalagi rahasia si Phantom dibuka di tengah film, jadi tidak penasaran lagi. Fast Forward.
SNAKE ON THE PLANE
Sudah lama ingin menonton film ini tapi cya takut. Ular, adalah hewan terseram di dunia saya. Lebih seram daripada tokek. Cya takut sesudah menonton film ini saya jadi tidak bisa tidur membayangkan ada ular merayap-rayap di balik selimut, atau tergulung di bawah bantal. *merinding* Tapi rasa penasaran mengalahkan rasa takut tak masuk akal pada gambar ular di kotak kaca itu. Yah, lumayanlah jadi film kaget-kagetan.
Demikianlah review film singkat dari saya.
Hormat saya,
Famega Syavira Putri
wahahaha… beberapa malam ini pikiran saya tercemari gadis-gadis jepang dengan berbagai pose..
sial..
komputer saya dijajah teman sebelah untuk ngopi DVD.. mau
gakmau ya nonton..wakakakaka
Yua Aori.. Akihiro Nana.. Aoi Sora..
halah…
Resmi banget euy…
@zam
sora aoi… wahhhh *drooling
tendang arya dan zam
mbikin tred sendiri aja sanah d pojokan
zam…aq ngopi ke kostmu yo
Quote = zam
wakakakaka
Yua Aori.. Akihiro Nana.. Aoi Sora..
halah…
ngakak2 ngguling2, wogh.. ada yang belum punya saya itu.. bagi dunk….
ya udah klo ndak ada yg mo ngasih tau sora aoi itu apa. me googling aja.
*hening hanya terdengar suara klak klik cetak cetik*
beberapa saat kemudian…
oh ternyata cari di google image lebih jelas ya daripada di wiki-nya^^
owalah….tadi siang kamu ngomong lagi nyari2 gambar sora aoi tuh gara2 komentar zam tho?
hihihihi
ntar bahas pirates of caribbean 3 sama harry potter 5 ya
Yuuk,..
nomat Pirates yuuk,..
borat emang dibuat bergaya dokumenter. jadi semua adegan hampir seratus persen alami. itu dari yang aku baca di Movie Monthly.
Bagi yang demen nonton film, blog saya nyediain trailer2 film.
berkunjung ya..