Pulang!


Pulang ke rumah setelah bertahun-tahun cahaya berbulan-bulan tak pulang memang terasa sangat, sangat mencerahkan. Kalau menurut istilah kawan saya, reborn. Lahir kembali. Saya pulang dengan membawa segudang pikiran dan perasaan buruk, tapi entah kenapa saat disini semua itu jadi tak penting lagi. Seperti ada selimut tebal yang menyelimutiku dari dunia, dan membuatku bisa berkata, aku kebal. Aku kebal disini dalam kepompong ini.

Saat kepompong itu harus dibuka nanti, saat aku harus kembali lagi ke duniaku, semoga kehangatannya tetap tinggal. Tak perlu tameng dan topeng, hanya teruslah berjalan.

Rumah, adalah tempat dimana kita selalu bisa kembali.
Keluarga, adalah orang-orang yang dapat membuatku merasa selalu dicintai.

Halaah, me kok jadi menye-menye gini ^^

*diposting sambil berpikir kenapa telkomnet magelang lebih lambat seribu kali dari telkomnet jogja*

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Lima Film
Bertemu Celeb Blog

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

asteroid

Reader Comments

hahahah…

kebiasaan ngenet gratis.. :p

home sweet home

oleh olehnya mannnna???

lah…saya baru tau kalo kamu posting ini..hehe…numpang komen ah…

dih emg apa hubungan antara magelang dan jogja dengan kecepatan nge-net :P

Pulang ke rumah setelah berjalan-jalan jauh itu seperti kembali ke pangkuan waktu. Pulang, bagi saya, adalah ritual perlintasan di mana “waktu silam” dan “waktu kini” dilampaui.

Pulang ke rumah, bagi saya, adalah kembali ke rahim ibu. Karena ibu adalah jalan pulang yang sesungguhnya.

Pernah nonton film Road to Home?

Salam kenal: zenrs!

Post-script: Aku baru datang ke sini pertama. Dan langsung meninggalkan jejak. ;)