jejak langkah
11 Juli 1987, cya 20 tahun yang lalu.
Bagaimana rupaku 20 tahun yang akan datang?
Hidup hanya menunda kekalahan, kata seorang sastrawan, karena setiap yang hidup pasti akan kalah oleh kematian. Mungkin 20 tahun lagi sudah tak ada cya. Mungkin tak ada yang peduli. Dan hidup yang lain akan terus berlanjut. Ah, tapi buat apa kita mencemaskan hal yang sudah pasti akan terjadi?
Hari ini cya hanya ingin bersyukur, berterimakasih atas 22 tahun yang sudah kucicipi. Bersyukur atas semua kemudahan, setiap kesulitan, saat-saat tak terlupakan, waktu-waktu biasa yang berlalu begitu saja, pada setiap hal dalam hidup yang menjadikanku seperti sekarang. Bersyukur atas keluarga yang selalu ada, untuk teman yang selalu bisa diandalkan, untuk cinta yang membuat bahagia. Dan saya ingin berterimakasih pada diri saya sendiri, untuk suara-suara yang membimbingku memilih jalanku untuk menjadi manusia.
Kata kawan saya dalam bukunya, manusia harus hidup dengan keberanian. Meski Tuhan jadi terasa tak adil dengan membiarkan orang yang takut untuk hidup juga.
Have you ever feel that your life is just amazing?
terimakasih pada hadiah-hidup-besarku-tersayang yang tetap bisa memberi kejutan manis manja mengharukan dari jarak 510 km. juga thx to manusia-mbulku untuk ikut berkonspirasi, great choice, really! and i love you all. i cant choose. i want you both. wkwkwkw *mendua mode ON*
gracias to fotograferku, buku itu tak akan pernah bosan kubaca, sungguh! dan maturnuwun sanget pada semua yang sudah mendoakan saya lewat telepon tengah malam, nyanyian di pagi hari, sms, friendster, MP, YM, cipikacipiki, thread forum dan juga komen di postingan ini *kepedean*.
Saya sayang kalian semua.




selamat ulang tahun….
masih muda ya… masih 22
*btw itu fotomu tah??? xD