Melankolia Hujan


fame-32.jpg

Beberapa hari ini hujan selalu turun. Mendung, rintik, lalu lepaslah beban yang dibawa awan hitam itu. Luruh. Bagi saya, hujan bukan sekedar tetesan air. Hujan adalah curahan kenangan yang datang dari langit. Setiap tetesnya punya kisah. Kali ini saya jadi teringat waktu kecil dulu. Saat itu hujan adalah mainan yang paling mengasyikkan. Tiap kali turun hujan cya kecil selalu berdoa agar hujan kali ini turun dengan lebat dan halilintar pergi menjauh. Karena jika begitu, mama akan mengizinkanku bermain-main bersama hujan. Melompat di genangan air, menari di bawah curahan air dari atap yang serasa air terjun. Kecipak-kecipuk. Jika hujan turun saat badan cya tak sehat, tak apa. Selalu ada setumpuk kertas yang siap disulap jadi kapal, mengarungi selokan sampai ujung sana.

Hujan selalu membawa kesejukan. Memberkahi ibu bumi. Menyenangkan melihat matahari yang mulai mengintip sehabis hujan bersama dengan bau tanah basah.

Jangan salahkan hujan jika banjir bersembunyi di punggungnya, badai ikut menari, atau zat asam dan polutan berbahaya menyaru dalam titik airnya. Juga jangan salahkan hujan jika dinginnya membuatmu lebih memilih bermalas-malas dalam hangat dinding kamar.

Sekarang saya jarang berhujan-hujan. Saya lebih suka memandangi rintik hujan. Mendengar kericiknya yang jatuh menimpa atap. Menyesap kopi panas sambil membaca buku, atau melayangkan angan kemana ia mau.

Itu yang sedang saya lakukan sore kemarin sepulang berkelana sepanjang siang. Lalu ponsel saya bergetar. Ah, kawan saya yang jadi juragan minyak di ibukota sana. “hujan.. nikmatnya minum kopi hangat” Reply. “sama, hujan marai jadi melankolis” Getar lagi. “Melankolis apaan sih?” *mikir* Apaan ya?

Hm.. ganti foto depan www.cyapila.com ah

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
case closed
BlonjoKupat

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

senja

Reader Comments

hmm… saya suka hujan! ihihi… apa lagi ujan2an. :D *loh?

ah hujan-hujan gini paling enak sih NGEYUP!

menikmati teh hangat dan gorengan yang baru diangkat dari wajan.. ditemani kekasih hati tercinta..

waduh.. ketauan kalo ngga tau arti melankolis.. koq dipublish ki lho.. saya kan maluu.. khehehehehe…

hujan.. di malam minggu..

pantesan cya slalu teriak teriak ujan, mendung di jaiku :D

Romantis banget, tapi endingnya nggantung :(…selamat berhujan hujan cantik :)

saya ngga pengin ujan2, tapi kepaksanya keujanan juga. . enjoy aja

nyoba pake opera mini yak…testing….. hohoho..eniwei kok jadi melankolis gitu seh?

hoohohohhoo

Type your comment here.

Jadi begini, mbak…
Coba kalo pas lagi hujan dengerin lagunya Karimata feat. Phil Perry yang judulnya Rainy Days and You.

Dijamin - setidaknya buat saya - mellow-nya bakal mentok!

P.S. Cuma berlaku pada saat sedang tidak punya pacar!

wah…ujan emang bikin mellow.
tunggu tulisanku yang berlatar belakang hujan.
*haiyah…gayamu le, le*

blm beli jas hujan nih :((

hujan.. hujan…
memang romantis dan melow,
apalagi sambil denger jazz berirama slowww..

*hoaammmmpphh.. ngantuk sayah…

hujan.. bikin cucian lama keringnya… hehehe… terpaksa pake baju yang sama untuk 5 hari..

saya tak menikmati hujan pertama di jogja. seminggu lebih saya di jakarta. hujan tiap hari di sana. tapi saya tak menikmati hujan. tiap kali hujan turun, saat saya mencoba menikmatinya, pada saat yang sama saya disergap bayangan tak enak: tentang kemungkinan banjir, tentang jalanan yang macet, dll.

kemarin saya pulang ke jogja. naik kereta malam. turun di tugu jam 5 pagi. saya keluar dari tugu dengan ransel hitam dan langit yang masih gelap. hujan tipis alias gerimis menyambutku.

rasanya segar bukan main. hujan jogja. melankolia.

Aku seneng aja hujan2an. dari kemaren yk panas bgt sih…

halah..wong gunung…ama hujan aja herman..!!!!

*kabur naik ojek*

potonya kurang pas.. jadi gak “kelihatan” >:)
btw.. PRnya dah sy kerjain lho! He2

koq gak keliatan yah??

Salam kenal.. cya.. :)

klo hujan saya ngantuk cya..

Saya mau ngomentari fotonya aja, saya suka banget foto kaya gitu, gimana ngambilnya yah…..

Melankolis itu hujan gerimis plus inget yang romantis-romantis :-)
salam kenal ya

fotone ono sing “ketok” ora me? wkwkwkwkwk…

kamu kok mengumbar gitu to… marai penasaran…

*kabur…

Kok saya ketinggalan blog ini yah *cek aggregator & masukin ulang*

Langit menghujani Bumi.
(dibahasa-jawakan) :
Langit ngudani bumi.

Langit itu ibarat laki-laki.
Dan bumi ibarat wanita.

hujan, bikin tidurku bertambah 50% dari yg seharusnya :D

*enak banget jhe ujan2 trus slimutan*

Udah mulai jarang hujan skarang. Agak susah juga sih, berhubung kipas anginku masih belum betul, akhirnya hawa panas selalu melanda kamar.