Secara Akyu Beautiful gitu loh!

Saya tak habis pikir kenapa sebagian besar film-film sekarang diberi judul dalam bahasa inggris yang kadang lebih susah diucapkan. Mirror misalnya. Seandainya film ini diberi judul Kaca, dan film Get Married diberi judul Kawin, tentu lebih memudahkan saya yang tidak bisa mengucapkan huruf R dengan sempurna. Tapi bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah, bahasa inggris digunakan secara berlebihan pada kata-kata yang bisa dicari padanannya dalam bahasa indonesia.

Tingkatan bahasa kita jangan sampai kembali pada tingkatan bahasa zaman kolonial. Waktu itu, bahasa melayu adalah bahasa nomor dua yang dipakai sebagai alat komunikasi antar suku yang berbeda. Bahasa Belanda menduduki tempat paling tinggi dalam segitiga bahasa, yaitu bahasa bagi orang-orang yang menguasai pengetahuan modern. Untuk dianggap sebagai golongan elit bumiputra dan pemerintahan kolonial, seseorang harus menguasai bahasa belanda. Bahasa penjajah yang dianggap lebih tinggi dari bahasa bangsa yang dijajahnya. Saat ini posisi itu mungkin diduduki oleh bahasa Inggris. Tebarkan pandangan ke sekelilingmu, juga dalam blog ini, perhatikan banyaknya kata-kata dalam bahasa inggris yang sebenarnya dapat dicari padan katanya dalam bahasa Indonesia. Sesuatu dianggap punya nilai jual lebih jika dipasarkan dalam bungkus bahasa Inggris. Judul film bahasa Inggris (Butterfly, Miracle), nama tempat (blabla Junction, yadayada Square), produk (susu untuk active child, sesuatu dengan complete care).

Tak hanya banyak menggunakan kata-kata asing, penggunaan bahasa sendiri saja masih sering rancu. Misalnya pada kasus ini. Penelusur internet Firefox kadang disebut sebagai si rubah api. Tapi tidak ada seorangpun yang menerjemahkannya sebagai si Ubah api. Karena Rubah adalah nama binatang dan ubah adalah sebuah kata kerja. Tapi penyanyi-penyanyi zaman sekarang gemar sekali menggunakan kata merubah. Ada D’Cinnamon, Once (tapi takkan merubah perasaanku kepadamu), Sherina (merubah segalanya, karena tak ada hidup sempurna) dan lain -lainnya. Kuping saya rasanya gatal sekali mendengar mereka ingin merubah segalanya. Membuat jadi rubah? Segalanya diubah jadi rubah? Entah Anda, tapi saya jelas tak mau diubah menjadi rubah. Apalagi merubah mengandung huruf R juga.

Bahasa percakapan sehari-hari juga terus berkembang sesuai dengan bahasa gaul yang dipakai oleh anak-anak muda zaman sekarang. Pasti sulit menemukan anak sma yang dengan mudah dapat membuat kalimat dengan kata secara dalam arti kata yang sebenarnya. Arti kata “secara” telah dipakai menjadi kata tak baku yang mempunyai makna jauh berbeda dari aslinya. Juga kata-kata lainnya. Penggunaan bahasa lisan ini mempengaruhi bahasa tulis yang pada akhirnya mengadopsi kata-kata gaul tersebut dalam tulisan. Tujuan utama saya menulis tentang topik ini pada sebuah blog yang tata bahasa acak adut dan bertebaran kata bahasa asing sebenarnya untuk mengingatkan diri saya sendiri untuk mencintai bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Cinta tak hanya diam, maka cinta saya akan saya wujudkan dalam bentuk tulisan. *halah*. Ya, gitu deh.

11 Responses to “Secara Akyu Beautiful gitu loh!”


  1. 1 didut Jan 22nd, 2008 at 5:43 pm

    saya mau berkomentar menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dan memang hal tersebut tidak mudah untuk dilakukan …. secara bhs kita udah morat marit :P

  2. 2 toooooooooopics Jan 23rd, 2008 at 1:27 am

    iya kalo bahasanya ngga baku ntar banyak revisinya.. hehe.. *basi*

  3. 3 ipungmbuh Jan 23rd, 2008 at 7:14 am

    hmm..kalo guru saya ngajarin kuncinya ini:
    “sepatuku” hilang diganti “nyemeneng”
    s jadi ny; sapu = menyapu
    p jadi m; pukul = memukul
    t jadi n; timpuk = menimpuk
    k jadi ng kemplang = mengemplang

    jelas anak -anak..*sambil menyilangkan kaki di depan murid2 SD Sugihmakmur II*

  4. 4 antobilang Jan 23rd, 2008 at 7:26 am

    jadi ini soal penggunaan bahasa atau masalah huruf R saja sih?
    kasian lah gara2 huruf R, semua jadi kena semprot…

    hihihihi

  5. 5 zam Jan 23rd, 2008 at 9:23 am

    Solo sudah menerapkan penggunaan HURUF JAWA di atasa huruf latin sebagai ientitas kota budaya.. :D

    ini meniru yg ada di jepang, cina, dan korea..

    :D

  6. 6 Sok Tau Jan 23rd, 2008 at 9:30 am

    jadi? *asli komen sampah

  7. 7 arya Jan 24th, 2008 at 1:14 am

    bahasa indonesia itu penting banget *halah sok gawul*
    (etapi ini jg baru sadar gara2 tuntutan kerjaan) :p

  8. 8 fa Jan 27th, 2008 at 2:24 pm

    aduh, saya terkena sindiran *apakah ini bahasa baku?* (oops, maaf me, terpaksa pake R) :D

  9. 9 the bodat Jan 31st, 2008 at 4:50 am

    http://www.aslimurahasli.blogspot.com –> SALE adidas originals jacket n sneakers 2008

  10. 10 rio Feb 2nd, 2008 at 8:10 am

    RRRRRRRRRRRRRio kerrrrrrrrrrrren!

  11. 11 gom Feb 5th, 2008 at 8:14 am

    kamu pasti shock (ups… maksud saya terkejut) ketika mendengar Cinta Laura ngomong (alah… maksud saya berbicara) saat diwawancarai untuk sebuah infotainment (waduh… maksud saya berita hiburan)

Leave a Reply




Pranoto Mongso

January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

sitemeter