Cinta-cintaan


Cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar, kata Chairil Anwar. Mungkin
karena percintaan dibangun berdasarkan khayalan dan ilusi yang positif
tentang pasangan.

Ini lagi-lagi bukan kata saya, melainkan buku psikologi yang saya baca
waktu kuliah dulu. Pasangan alih-alih dilihat sebagai kenyataan,
justru digambarkan sesuai standar ideal yang diinginkan.

Ilusi dan khayalan, sifatnya sementara. Tentu saja. Capek sekali kalau
saya misalnya, terus menerus berkhayal. Cepat atau lambat, kenyataan
akan menampakkan diri. Persepsi bias tentang pasangan yang sempurna
itu berganti dengan realita.

Dia yang kamu pikir tidak suka sinetron, ternyata menunggu-nunggu
Cinta Fitri season 3. Dia yang nampak rapi, ternyata menyimpan gelas
berjamur di kamarnya. Kamu yang dia pikir sabar ternyata mudah kalap
saat cuaca panas. Kamu yang dia pikir rajin sholat ternyata agnostik.
Misalnya. Tidak ada manusia yang sempurna.

Jadi diri sendiri saja dan beri ruang padanya untuk menjadi dirinya.
Menurut pak psikolog yang saya lupa namanya (haha sumber yang
meragukan), pasangan yang paling disukai adalah pasangan yang
memberikan umpan balik tepat dan relevan dengan konsep diri. Agar tak
lekas pudar.

*menjawab sebuah surel dari kawan lama yang gelisah*

Posted by email from cyapila’s posterous

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Berbenah Setelah Pesta
Icelandic

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

air

Reader Comments

bagai sebuah kupu kupu didalam diriku :D

kamubenarkitasemuabutuhruangsehinggabisamelihatsegalanyadenganlebihjelas. *kalau kata dee, kita semua butuh spasi*

tenan mbak, aku ra dong.

cinta2an itu 50% fun 50% sux

ta ajarin ngeblog… sekarang ku punya laptop…

lalala….

hah???sapa yg nunggu cinta fitri 3???buset dah!
yang jelas tak ada yg lebih menyenangkan selain dicintai, no matter ilusi dan khayalan itu menutupi realita…
*sudah lelah dengan cinta*